Dampak Negarif Menjadi Seorang Programmer

Dampak Negatif Menjadi Seorang Programmer | Selamat siang pengunjung blog D-UNGU. Kali ini saya akan share tentang Dampak  Negatif Menjadi Seorang Programmer. postingan ini tidak dimaksudkan untuk mencela ataupun sejenisnya. karena info ini memang saya mendapatkannya langsung dari seorang programmer itu sendiri. Mungkin dari sekian banyak pengunjung blog ini banyak yang menyukai bekerja sebagai programmer. Tetapi jangan salah, menjadi programmer itu tidak selamanya enak, pasti itu...
Kita sering mendapatkan info bahwa menjadi seorang programmer itu menyenangkan dan mengasyikkan. padahal itu semuanya kurang masuk akal apabila anda telah melihat dampak negatif menjadi seorang programmer. Silahkan lihat dampak dari bekerja sebagai programmer dibawah ini :

1. Belajar Terus Menerus

Menjadi seorang programer jangan dikira setelah menjadi programmer yang handal sekalipun sudah cukup. anda harus banyak dan banyak belajar lagi. karena selain banyak pemesan atau clien yang biasanya sedikit rumit juga perkembangan dalam bidang teknologi semakin pesat. kita tidak bisa berpegang teguh pada sebuah programmer yang kita kuasai saja, setuju?

2. Berpikir Seharian Penuh

Apakah sebagian dari anda berpikir bahwa menjadi seorang programmer itu hanya 8 jam? hanya pada saat di kantor? semua itu salah besar. seorang programmer harus berpikir 24 jam NonStop. saat makan, saat mau tidur bahkan saat ke kamar mandi pun masih memikirkan program yang masih error. terkadang sampai terbawa mimpi bahwa dalam mimpinya program yang dibuatnya itu benar. eh ternyata dalam kenyaraannya masih tidak bisa.

3. Menjadi Seperti Seorang Budak/Pembantu

Jika anda menjadi seorang programmer anda harus siap diperbudak oleh bos anda, client anda, bahkan laptop anda sendiri. saya contohkan sedikit : Seorang client/pelanggan ingin dibuatkan sebuah program yang sangat sederhana, cukup membuat satu tombol di android yang apabila ditekan maka kawasan kutub utara mencair (misalnya). dengan harga yang sangat besar. tentunya bos anda akan senang hati dengan tawarannya karena memang hanya membuat hanya satu tombol android saja dengan harga yang mahal pula. sementara yang mungkin anda lakukan adalah lari ke depan tembok dan membenturkan kepala berkali-kali. ingat hanya satu tombol, gampang kok!

4. Berasa Menjadi Buronan Setiap hari

Jika anda menjadi seorang programmer anda serasa menjadi seorang buronan. setiap lima menit sekali client sms : "Mas, programnya sudah belum? hanya revisi sedikit saja kok lama banget mas, kapan selesainya?" dan terus di terrori oleh client yang memesan program tersebut. client biasanya menganggap gampang untuk membuat program. hanya tinggal mengetik, copy paste kemudian bekerja deh, gampang kan?

5. Bayarannya sedikit

Jangan pernah berharap bahwa menjadi seorang programmer itu hidup makmur. uang mengalir jutaan atau puluhan juta. karena itu semua hanya mimpi. gaji yang diterima programmer indonesia itu hanya kurang dari 10% bila dibandingkan dengan yang bekerja diluar negeri. seorang programmer itu diperas habis otaknya dan dibayar sangat sedikit. ya maka dari itu seorang programmer itu kebanyakan badannya kurus, jarang mandi, mata hampir keluar, dan kamar berantakan karena kerja dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi.

Bagaimana? apakah anda masih berkeinginan menjadi seorang programmer? jika ada ya tidak masalah. karena biasanya pekerjaan yang kita sukai biasanya seperti bermain. pesan saya jangan menjadi seorang programmer apabila memang anda tidak menyukainya. lakukanlah pekerjaan yang memang anda sukai dan bersungguh-sungguhlah, maka kesempurnaan akan menghampiri anda.


Sekian postingan Dampak Negarif Menjadi Seorang Programmer. Apabila postingan diatas dapat membantu silahkan share ke teman maupun yang lainnya agar ilmu yang kita dapatkan bermanfaat...

Post a Comment